Cegah Osteoporosis, Menjaga Kepadatan Tulang di Usia Emas
Memasuki usia lanjut, tulang secara alami mengalami penurunan kepadatan. Namun, osteoporosis bukanlah bagian “normal” dari penuaan. Kondisi ini terjadi ketika tulang menjadi keropos dan rapuh sehingga mudah patah, bahkan akibat benturan ringan atau jatuh kecil. Karena sering tidak menimbulkan gejala sampai terjadi patah tulang, osteoporosis dikenal sebagai “silent disease” (penyakit diam-diam).
Mengapa Osteoporosis Penting untuk Dicegah?
Patah tulang karena osteoporosis paling sering terjadi pada pinggul, tulang belakang, dan pergelangan tangan. Dampaknya bisa berupa nyeri berkepanjangan, penurunan kemampuan berjalan, hilangnya kemandirian, hingga meningkatnya risiko komplikasi pada lansia.
Siapa yang Berisiko Lebih Tinggi?
Risiko osteoporosis meningkat pada orang yang:
- Berusia 65 tahun ke atas
- Perempuan setelah menopause
- Memiliki riwayat patah tulang karena benturan ringan
- Memiliki anggota keluarga dengan osteoporosis atau patah tulang panggul
- Kurang asupan kalsium dan vitamin D
- Jarang berolahraga atau banyak duduk
- Merokok atau mengonsumsi alkohol berlebihan
- Menggunakan obat kortikosteroid jangka panjang (misalnya prednison) atas indikasi tertentu
Tanda yang Perlu Diwaspadai
Pada tahap awal, osteoporosis biasanya tidak menimbulkan keluhan. Segera periksakan diri bila mengalami:
- Patah tulang setelah jath ringanatau terbentur kecil
- Nyeri punggung mendadak pada lansia
- Tinggi badan berkurang beberapa sentimeter
- Badan tampak membungkuk
4 Langkah Menjaga Kepadatan Tulang di Usia Emas
Berikut empat langkah menjaga kepadatan tulang di usia emas.
- Penuhi kebutuhan kalsium setiap hari
Sumber kalsium yang baik
- Susu, yoghurt, keju
- Ikan bertulang lunak, seperti teri atau sarden
- Tahu, tempe, dan sayuran hijau tertentu
Usahakan kalsium lebih banyak bersumber dari makanan, suplemen digunakan jika asupan kurang dari anjuran.
- Cukupi vitamin D
Vitamin D membantu penyerapan kalsium. Vitamin D dapat diperoleh dari :
- Paparan sinar matahari pagi secukupnya
- Ikan berlemak, telur, dan produk fortifikasi
- Suplemen bila direkomendasikan dokter
- Rutin bergerak dan latihan kekuatan
Olahraga yang paling bermanfaat untuk tulang adalah latihan menahan beban tubuh (weight bearing) danlatihan penguatan otot. Beberapa latihan lainnya yang disarankan adalah jalan cepat, naik tangga, senam lansia, latihan beban ringan/resistance band. Latihan dilakukan selama 30 menit, 5 hari per minggu sesuai kemampuan dan kondisi kesehatan. Selain memperkuat tulang, olahraga juga membantu keseimbangan tubuh sehingga mengurangi risiko jatuh.
- Cegah jatuh di rumah
- Gunakan alas kaki yang tidak licin
- Pasang pegangan dikamar mandi bila perlu
- Singkirkan kabel atau karpet yang mudah tersandung.
- Pastikan pencahayaan rumah cukup terang.
Kapan Perlu Pemeriksaan Kepadatan Tulang?
Konsultasikan dengan dokter mengenai pemeriksaan BMD/DEXA scan bila Anda:
- Perempuan usia 65 tahun atau lebih
- Laki-laki usia lanjut dengan faktor risiko
- Pernah mengalami patah tulang akibat benturan ringan
- Menggunakan kortikosteroid jangka panjang
- Memiliki penurunan tinggi badan atau bungkuk progresif sendiri
Tanda-tanda tersebut bisa menjadi tanda bahwa tubuh membutuhkan perhatian lebih. Penanganan yang tepat sejak dini dapat membantu mencegah kondisi menjadi lebih berat.
Kesimpulan
Menjaga tulang tidak harus menunggu sakit. Mulai hari ini: makan sumber kalsium, cukup vitamin D, bergerak aktif, dan cegah jatuh. Kebiasaan sederhana yang dilakukan konsisten dapat membantu mempertahankan kepadatan tulang dan menjaga kemandirian di usia emas.
Daftar Pustaka
- World Health Organization (WHO) 2024, Fragility fractures: Fact sheet, WHO, Geneva. Tersedia di: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/fragility-fractures (Diakses 23 Juni 2026).
- World Health Organization (WHO) 2022, Musculoskeletal conditions: Fact sheet, WHO, Geneva. Tersedia di: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/musculoskeletal-conditions (Diakses 23 Juni 2026).
- World Health Organization (WHO) 2023, New collaboration targets better bone health and ageing, WHO News. Tersedia di: https://www.who.int/news/item/23-02-2023-new-collaboration-targets-better-bone-health-and-ageing (Diakses 23 Juni 2026).
- National Institute of Arthritis and Musculoskeletal and Skin Diseases (NIAMS) 2022, Osteoporosis, National Institutes of Health, Bethesda. Tersedia di: https://www.niams.nih.gov/health-topics/osteoporosis (Diakses 23 Juni 2026).
- U.S. Food and Drug Administration (FDA) 2024, Osteoporosis, FDA, Silver Spring. Tersedia di: https://www.fda.gov/consumers/womens-health-topics/osteoporosis (Diakses 23 Juni 2026).
- International Osteoporosis Foundation (IOF) 2026, Osteoporosis: What is osteoporosis?, IOF, Nyon. Tersedia di: https://www.osteoporosis.foundation/ (Diakses 23 Juni 2026).
- National Health Service (NHS) 2025, Osteoporosis, NHS, London. Tersedia di: https://www.nhs.uk/conditions/osteoporosis/ (Diakses 23 Juni 2026).
- Royal Osteoporosis Society 2026, Osteoporosis: Exercise for bone health, ROS, Bath. Tersedia di: https://theros.org.uk/information-and-support/osteoporosis/living-with-osteoporosis/exercise-and-physical-activity-for-osteoporosis/ (Diakses 23 Juni 2026).
- Health Canada 2025, Seniors and Aging – Osteoporosis, Government of Canada, Ottawa. Tersedia di: https://www.canada.ca/en/health-canada/services/healthy-living/your-health/diseases/seniors-aging-osteoporosis.html (Diakses 23 Juni 2026).
- National Center for Health Statistics (NCHS) 2021, Osteoporosis or Low Bone Mass in Older Adults, Centers for Disease Control and Prevention, Hyattsville. Tersedia di: https://www.cdc.gov/nchs/products/databriefs/db405.htm (Diakses 23 Juni 2026).
Jaga Kepadatan Tulang dan Tetap Aktif di Usia Emas Bersama MyCharitas
Memperkuat sistem muskuloskeletal dan menjaga kepadatan tulang sejak dini membutuhkan pemantauan medis yang terstruktur. Jangan tunggu sampai kepatahan tulang yang fatal merenggut kemandirian dan aktivitas fisik Anda di masa tua.
Mengapa Anda Perlu Menggunakan Aplikasi MyCharitas Sekarang?
Aplikasi MyCharitas memberikan kemudahan bagi Anda dan keluarga untuk mendapatkan penanganan serta pencegahan osteoporosis yang komprehensif langsung dari ahlinya:
-
Konsultasi dengan Dokter Spesialis: Dapatkan diagnosis yang akurat mengenai risiko pengeroposan tulang, pemeriksaan fisik yang tepat, serta rujukan pemeriksaan penunjang yang sesuai dengan kondisi klinis Anda.
-
Akses Pemeriksaan Kepadatan Tulang Terintegrasi: Melalui MyCharitas, Anda dapat dengan mudah menjadwalkan pemeriksaan Bone Mineral Density (BMD) menggunakan DEXA Scan di jaringan rumah sakit untuk mendeteksi dini silent disease ini sebelum terlambat.
-
Layanan Rawat Jalan & Terapi Cepat: Jika Anda atau orang tua terkasih membutuhkan terapi penguat tulang kronis atau penanganan pasca-cedera ringan, gunakan MyCharitas untuk reservasi klinik ortopedi, geriatri, atau rehabilitasi medis tanpa antre lama.
"Tulang yang kuat adalah fondasi utama dari tubuh yang mandiri. Jangan biarkan osteoporosis membatasi ruang gerak Anda di usia emas. Optimalkan kesehatan tulang Anda dan daftar MyCharitas hari ini demi perlindungan masa tua yang lebih aktif dan bahagia."
Kembali